Dihadiahi Timah Panas Usai Kabur dari Tahanan, Dua DPO Selayar Akhirnya Tertangkap
SELAYARTODAY.COM|| Setelah pencarian intensif selama lebih dari tiga hari, dua tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat kabur dari ruang tahanan Polres Kepulauan Selayar akhirnya berhasil ditangkap kembali oleh jajaran Polres Kepulauan Selayar, Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 10.30 WITA, di sebuah rumah kosong kawasan Perumahan Parappa, Kelurahan Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Kedua DPO tersebut sebelumnya melarikan diri dari tahanan Polres Kepulauan Selayar pada Kamis dini hari sekitar pukul 04.00 WITA. Sejak saat itu, ratusan personel Polres Kepulauan Selayar diterjunkan melakukan pencarian secara intensif di sejumlah titik, termasuk area hutan dan perbukitan yang diduga menjadi lokasi persembunyian keduanya.
Penangkapan kedua DPO dilakukan setelah pengepungan selama hampir 15 jam di sekitar area tersebut yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.I.K., S.H., M.Tr.Mil. Saat hendak diamankan, kedua pelaku diduga berupaya melarikan diri dan tidak kooperatif sehingga aparat kepolisian melakukan tindakan tegas dan terukur berupa hadiah timah panas di bagian kaki guna melumpuhkan keduanya sebelum akhirnya berhasil diringkus oleh personel Polres, yakni Ipda Zulkifli, S.H., bersama Brigpol Sukarman.
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.I.K., S.H., M.Tr. Mil., menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam proses pencarian serta masyarakat yang aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian.
“Terima kasih kepada seluruh personel yang tak kenal lelah, kompak, dan akhirnya kita berhasil menangkap keduanya. Juga kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi objektif dan membantu proses pencarian,” ujar Kapolres.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi khusus kepada masyarakat yang turut membantu aparat selama proses pencarian kedua DPO.
Menurutnya, informasi dari masyarakat menjadi faktor penting dalam mempersempit ruang gerak pelaku hingga akhirnya berhasil ditemukan di wilayah Kecamatan Bontoharu.
“Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas kepedulian masyarakat dalam membantu tugas kepolisian, InsyaAllah pada hari Senin kami akan memberikan penghargaan kepada warga yang telah berkontribusi memberikan informasi dan membantu proses pencarian kedua DPO,” tambah AKBP Didid Imawan.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh tim di lapangan yang terus melakukan penyisiran tanpa henti sejak kedua tahanan melarikan diri.
Dukungan informasi dari masyarakat juga dinilai sangat membantu dalam mempersempit ruang gerak keduanya hingga berhasil ditemukan.
Usai diamankan dan mendapatkan penanganan medis, kedua DPO langsung dibawa kembali ke Rutan Polres Kepulauan Selayar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut di Polres Kepulauan Selayar.
Dalam keterangannya, Polres Kepulauan Selayar juga tengah menyelidiki kemungkinan adanya pihak, termasuk keluarga, yang membantu menyembunyikan kedua DPO selama pelarian.
Kapolres menegaskan bahwa selain mempertanggungjawabkan kasus curanmor yang menjerat mereka, tindakan melarikan diri dari tahanan juga akan menjadi pertimbangan dalam proses hukum selanjutnya. Ia berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran sekaligus peringatan agar tidak ada lagi upaya serupa di kemudian hari, serta mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Posting Komentar