Camat Nur Amin Dampingi Warga di Tengah Trauma Gempa: “Saling Menjaga, Jangan Picu Ketakutan
SELAYARTODAY.COM|| Camat Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Nur Amin Arsyad, mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik pasca gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).
Gempa yang terjadi pada pukul 04.58 WIB tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Kepulauan Selayar. Berdasarkan data pemutakhiran BMKG terkini, status peringatan dini tsunami tersebut kini telah resmi berakhir.
Kendati demikian, Nur Amin mengakui bahwa warga di wilayahnya sempat panik. Sebagian dari mereka bahkan memutusakan untuk mengungsi ke kawasan perbukitan yang lebih tinggi.
Kepanikan warga dinilai beralasan mengingat adanya trauma masa lalu atas peristiwa gempa dan tsunami NTT pada tahun 1992 silam yang menelan banyak korban jiwa. Selain itu, warga juga merekam kondisi pasang-surut air laut yang sempat surut lalu naik kembali mendekati pemukiman, seperti yang terjadi di wilayah Mangatti, Desa Labuang Pamajang.
Peringatan dini tsunami dari BMKG sudah berakhir, namun kita harus tetap menjaga kewaspadaan dan selalu mengikuti informasi resmi. Bagi masyarakat yang sempat mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, mari tetap tenang dan silakan kembali beraktivitas setelah memastikan kondisi aman,” ujar Nur Amin.
Ia juga merekam para aparat desa untuk aktif menyatukan situasi di lingkungan masing-masing, termasuk menjaga keamanan rumah-rumah warga yang sempat ditinggalkan mengungsi.
“Peringatan tsunami sudah berakhir. Mari tetap tenang, saling menjaga, dan tidak memicu ketakutan dengan menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” tegas Nur Amin.
Pernyataan tersebut disampaikan Camat Nur Amin—dengan didampingi Sekcam Akhmad Rifai—di sela-sela kesibukannya mempersiapkan Peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Kramat Benteng Jampea, saat melayani sesi wawancara melalui telepon bersama RRI Pro 1 Makassar.




Posting Komentar