Momen Mengharukan! Anak Bau Intang Pingsan Saat Peti Jenazah Korban KLM Nurul Salsa Datang
SELAYARTODAY.COM|| Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Bau Intang (59), salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa yang terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar pada Rabu, 15 Juli 2026 lalu. Tangis keluarga pecah saat peti jenazah tiba di rumah duka di Jalan Tien Soeharto, Kelurahan Putabangun, Kecamatan Bontoharu, Jumat (24/7/2026).
Kesedihan yang mendalam tak mampu dibendung keluarga. Salah seorang anak almarhumah bahkan jatuh pingsan di samping peti jenazah saat jenazah dibawa masuk ke dalam rumah. Isak tangis keluarga dan kerabat yang hadir semakin menambah haru suasana pemulangan korban.
Sejak pagi, rumah duka telah dipadati keluarga, kerabat, tetangga, serta masyarakat yang datang untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan doa terakhir kepada almarhumah.
Bau Intang diketahui menjadi salah satu penumpang KLM Nurul Salsa yang berangkat ke Pulau Jampea bersama keluarganya untuk menghadiri acara pesta keluarga. Namun, kapal yang mereka tumpangi mengalami musibah tenggelam di perairan Selayar pada Rabu, 15 Juli 2026.
Identitas Bau Intang akhirnya dipastikan setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan melakukan proses identifikasi berdasarkan kecocokan data antemortem dan postmortem. Setelah proses tersebut rampung, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Meski keluarga kini telah memperoleh kepastian atas nasib almarhumah, duka masih menyelimuti para korban dan keluarga lainnya. Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap sejumlah korban yang belum ditemukan dalam tragedi tenggelamnya KLM Nurul Salsa.


Posting Komentar