BERBAGI

SUARALIDIK.com,KEPULAUAN SELAYAR- Institusi Kepolisian Republik Indonesia kembali tercoreng namanya akibat kelakuan tidak terpuji oknum oknum yang merupakan putra terbaik dan pilihan namun moral yang amburadul.

Seperti yang terjadi di Polres Kepulauan Selayar, seorang oknum Polisi yang bertugas sebagai anggota Sabhara Polres Kepulauan Selayar,Bripda M yang diduga telah melakukan tindak pidana pemerkosaan disertai kekerasan terhadap seorang siswi SMK,PI (18).

Informasi yang dihimpun tim SuaraLidik.com, PI yang merupakan warga jalan Veteran Benteng Selayar tersebut pada hari Rabu (03/08/2016) yang lalu sekitar pukul 21.00 WITA, bersama dengan pacarnya SG (21) nongkrong di sekitar tanggul Pantai jalan poros Pasar Sentral Bonea.

Tidak lama kemudian datang Bripda M berboncengan dengan seorang oknum anggota Satpol PP, yakni SB, dan secara tiba-tiba M langsung mengambil sepeda motor milik SG kemudian menyerang SG serta mengancam dengan menggunakan pistol jenis SoftGun dengan menempelkan nya di kepala SG sebanyak 2 kali

” Saya tanya ,apa salah saya Pak?, namun oknum Satpol PP yang diketahui bernama SB mengajak saya keluar untuk membeli rokok, PI diminta untuk menunggu saya bersama Bripda M” ujar SG.

Tak lama setelah kembali dari warung, SG tidak lagi melihat pacarnya PI maupun Bripda M, namun sebelum dirinya bertanya ,SB terlebih dahulu mengatakan kalau pacarnya telah diantar pulang kerumah nya oleh Bripda M dengan alasan sudah larut malam.

” SB lalu mengajak saya untuk nongkrong didepan tanggul sambil merokok dan menunggu M pulang dari mengantar PI, sekitar pukul 01.00 WITA, M kemudian datang bersama dengan pacar saya PI, saya heran dan curiga kog PI belum pulang kerumah dan ada luka memar disekitar mukanya serta SB bertanya kepada M, bagaimana ‘selesaimi’ yang dijawab M dengan kata iya beres ” tutur SG.

SG kemudian mengajak PI untuk pulang dan melihat lebih jelas luka memar yang dialami pacarnya tersebut dan pagi harinya SG bersama kerabatnya dan PI melaporkan kejadian tersebut ke Polres Selayar.

Kasubag Humas Polres Kepulauan Selayar,AKP Sarding membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa pelaku sudah dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polres Kepulauan Selayar.

” Bripda M telah menjalani pemeriksaan oleh Propam Polres dan saat ini sudah kita tahan ,dinda” ujar Sarding kepada team SuaraLidik.com.

Terkait adanya kasus pemerkosaan dan kekerasan terhadap PI,Ketua DPW LSM Lidik Sulsel ,Imran Hasan menyesalkan tindakan tidak terpuji Bripda M yang mana semestinya menjadi pelindung dan pengayom masyarakat malah membuat contoh yang buruk

” Kami di DPW LSM Lidik Sulsel berharap agar hukum dapat diterapkan dengan ganjaran yang seberat-beratnya kepada Bripda M, kalau perlu pemecatan agar kedepannya dapat menjadi contoh buat Oknum-oknum Polri lainnya” tegas Imran Hasan.

LSM Lidik Sulsel akan terus mengawal dan memonitor perkembangan kasus yang menimpa PI.

” Kami juga mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Bupati Selayar yang telah memerintahkan BKD untuk memproses pemecatan SB sebagai tenaga kontrak daerah karena membantu Bripda M dalam melakukan kejahatan” tutup Imran Hasan

Editor: andi awal / suaralidik

Korban PI, menggunakan Jilbab
Korban PI, menggunakan Jilbab

BERBAGI