BERBAGI

JAKARTA, RADARBANGSA.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menerima kunjungan dari International Forum of Buddhist Muslim Relationship di lantai tiga Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Oktober 2017.

Para tamu yang langsung diterima Kiai Said diruangan kerjanya satu persatu memperkenalkan diri. Di hadapan para tamunya, Kiai Said menjelaskan tentang prinsip Islam Nusantara yang dijalankan oleh NU, yakni moderat, toleransi, dan antiradikalisme.

“Dulu, sekarang, dan seterusnya NU moderat, toleransi, dan antiradikalisme,” jelas Kiai Said seperti dikutip nu.or.id.

Menurut Kiai Said, prinsip yang dipegang NU tersebut sekarang sudah mulai kuat. Melalui prinsip tersebut, NU ingin membangun persaudaraan sesama umat Islam dan sesama saudara sebangsa dan se-Tanah Air.

“Itu tidak pernah goyah dan semakin maju,” tegasnya.

Kemudian, pada kesempatan itu pula Kiai asal Cirebon tersebut menyayangkan kejadian yang terjadi di Myanmar. “Saya yakin itu keluar dari garis agama, tapi itu bisa mempengaruhi cara pemahaman dan cara pandang orang Indonesia yang masih sangat rawan. Bisa menyulut radikalisme sebagian yang masih rawan,” katanya.

Turut mendampingi Kiai Said, Bendahara Umum PBNU H. Ing Bina Suhendra, Ketua PBNU H. Eman Suryaman dan H. Aizzudin Abdurrahman.



Tags :


,

Penulis / Sumber : religiku

BERBAGI