BERBAGI

KEWAJIBAN ORANG TUA TERHADAP ANAK – Bagi pasangan muda atau orang yang telaah menikah, kehadiran seorang anak menjadi anugerah terbesar yang dikaruniakan oleh Allah SWT. Hal ini karena terdapat beberapa pasangan suami istri yang dikaruniai anak meski telah menikah selama 10 tahun.

Sehingga penting juga diketahui bahwa seorang anak merupakan amanah yang harus dijaga  dan dirawat. Oleh karena itu islam telah mengatur beberapa kewajiban orang tua terhadap anak. Sehingga dari setiap keluarga muslim bisa muncul generasi emas yang dapat memberi manfaat bagi agama dan bangsa.

Dalam mempersiapkan generasi penerus yang baik dibutuhkan juga persiapan yang matang dengan visi dan misi yang jelas sebagai sebuah keluarga muslim. Jika anda masih bingung mengenai visi dan misi keluarga muslim, cobalah lihat Al-Quran surat At-Tahrim ayat 21. Persiapan lainnya yang dibutuhkan adalah pengetahuan akan kewajiban orang tua terhadap anak.

kewajiban orang tua terhadap anak
ucuy.blogspot.com

Kurang lebih terdapat 16 kewajiban orang tua terhadap anak yang terdapat dalam Al-Quran, Al-Hadist, dan buku-buku panduan pendidikan anak dalam islam. Berikut kami jabarkan beberapa poin penting berkaitan dengan kewajiban orang tua.

1. Memberikan Nama Anak yang Baik

pinterest.com

Kewajiban orang tua terhadap anak yang nomer satu adalah memberikan nama yang baik. Menurut Dr. Khalid Syantut mengatakan bahwa salah satu hak anak ialah mendapatkan nama yang baik dari ayahnya. Dimana hal ini sesuai dengan hadist Rasulullahu SAW yang artinya.

“Dari Ibnu Umar RA, Nabi Sholallahu Alaihi wa Sallam bersabda: ‘Sesungguhnya nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman’.” (Hadist Riwayat Muslim nomer 2132)

“Dari Abu Darda, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda: ‘Sesungguhnya kalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan namamu dan nama ayahmu, maka baguskanlah nama kalian’.” (Hadist Riwayat Abu Dawud juz 4, halaman 287)

Jadi nama apa saja yang bagus untuk anak? Anda bisa memberikan nama Abdullah atau Abdurrahman sebagaimana yang telah disampaikan pada hadist di atas. Selain itu juga bisa memberi nama anak dengan nama para nabi, para sahabat, dan lain sebagainya. Karena sesungguhnya yang paling penting adalah nama tersebut memiliki arti yang baik dan tidak menyalahi syariat Islam.

2. Melakukan Aqiqah

aqiqah surabaya
youtube.com

Orang tua seharusnya merasa gembira menyambut kelahiran anaknya, baik laki-laki ataupun perempuan. Selanjutnya memberikan nama yang baik dan kemudian menyembelih aqiqah apabila sanggup melaksanakannya. Hal sesuai dengan hadist Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Salam  yang artinya.

“Dari Samurah bin Jundab, dia berkata: Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Salam bersabda: ‘Anak itu tergadai dengan aqiqahnya, disembelih sebagai tebusannya pada hari ketujuh dan diberi nama pada hari itu serta dicukur kepalanya’.” (Hadist Riwayat Tirmidzi juz 3, halaman 38)

“Dari Ummu Kurzin, sesungguhnya dia pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Salam tentang aqiqah, maka Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Salam bersabda: ‘Untuk bayi laki-laki (menyembelih) dua ekor kambing dan untuk bayi perempuan (menyembelih) satu ekor kambing, tidak mengapa bagimu baik kambing itu jantan atau betina’.” (Hadist Riwayat Tirmidzi juz 3, halaman 35)

Dalam melaksanakan aqiqah telah tersedia berbagai kemudahan, dengan adanya internet Anda bisa memesan aqiqah secara online. Apalagi bagi Anda yang tinggal di kota-kota besar seperti aqiqah Surabaya.

3. Mendidik Anak dengan Baik Secara Islami

Memberi pendidikan kepada anak merupakan hal terpenting dalam kewajiban orang tua terhadap anak. Jadi untuk melaksanakan kewajiban yang satu ini, terutama untuk ayah dapat mengambil tauladan dari Rasulullah SAW dalam mendidik para sahabat dan generasi awal umat islam.

Dikarenakan, apa yang telah Rasulullah SAW lakukan telah terbukti dalam melahirkan generasi terbaik Islam. Buktinya adalah keberhasilan para sahabat dalam menyebarkan agam islam dan menguasai sepertiga dunia selama beberapa ratus tahun.

Demikian artikel mengenai kewajiban orang tua terhadap anak, semoga bisa membantu Anda dalam memahami tugas orang tua yang sebenarnya. Salam.

Penulis / Sumber : religiku

BERBAGI