BERBAGI

SUARALIDIK.com,KEPULAUAN SELAYAR- Kasus asusila yang melibatkan anggota Sabhara Polres Kepulauan Selayar ,Bripda M terhadap korban PI seorang siswi SMK di Kabupaten Kepulauan Selayar pada Rabu (03/08/2016) lalu kini menuia kecaman dari berbagai tingkatan masyarakat di Kabupaten berjuluk Tanah Doang tersebut.

Mengingat korbannya yang masih berstatus pelajar dan pelakunya adalah oknum anggota kepolisian yang seharusnya menjadi contoh dan tauladan di masyarakat.

Kepada team SuaraLidik.com,korban PI (18) dengan menahan isak tangis didampingi keluarganya menceritakan awal mula dirinya di perkosa dan di ancam oleh Bripda M.

” Saya sedang duduk-duduk di tanggul bersama teman saya, tiba -tiba datang M bersama SB yang honorer Satpol PP, M mengancam teman saya dengan pistol namun oleh SB diajak pergi jalan jalan sambil beli rokok, dan saya diminta oleh M untuk menunggu teman saya bersama SB kembali dari warung” ujar PI

Sewaktu SB bersama temannya tersebut telah pergi dengan mengendarai sepeda motor ,M mengatakan kepada PI sudah malam dan tidak baik seorang perempuan keluar malam-malam dan mengajak korban untuk diantar kembali kerumah tantenya.

PI yang masih berusia 18 tahun tersebut pun karena melihat yang mengajaknya untuk pulang adalah seorang Polisi, mengiyakan ajakan M dan dengan mengendarai sepeda motor milik M, mereka pun beranjak.

Namun M ditengah perjalanan mengatakan untuk mampir sejenak di kostnya mengambil dompet dan jaket , PI yang tidak curiga lalu mengikuti M masuk kedalam kamar Kostnya yang terletak di Lango-Lango Kelurahan Benteng Selayar. Didalam kamar, M kemudian memaksa PI untuk melakukan hubungan badan dan di ancam serta ditampar,karena ketakutan PI pun melayani nafsu M dan setelah selesai,M menyuruh PI untuk mandi dan mengantarnya kembali ketempat semula untuk menemui SB bersama temannya.

Bripda M kini telah ditahan di sel Mapolres Kepulauan Selayar dan dalam pemeriksaan Propam Polres. Terkait kasus yang dialami oleh PI, Muhammad Darwis selaku Sekretaris DPW Lidik Sulsel meminta kepada Kapolres Kepulauan Selayar untuk memberikan sanksi berat kepada M agar kedepannya tidak akan terulang kembali dan menjadi efek jera buat Oknum-oknum yang nakal.

( aatj/saralidik)

BERBAGI